Kediri – Persik Kediri datang dengan target tiga poin saat menghadapi Semen Padang dalam lanjutan kompetisi Super League 2025/2026. Pelatih Macan Putih Marcos Reina menegaskan timnya tetap memburu kemenangan meski hanya membutuhkan tambahan satu poin untuk aman dari ancaman degradasi.
“Kami datang ke sini dengan target yang sangat jelas, yaitu meraih kemenangan. Memang kami hanya membutuhkan satu poin untuk berada di posisi aman, tetapi kami tetap datang untuk membawa pulang tiga poin,” ujarnya dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan, Kamis (7/5/2026).
Kepercayaan diri tim meningkat setelah meraih kemenangan penting atas Arema FC serta tampil baik saat menghadapi Borneo FC pada laga sebelumnya. Karena itu, ia meminta para pemain mempertahankan level permainan yang sama.
“Kami baru saja meraih kemenangan bagus atas Arema dan tampil baik saat menghadapi Borneo. Kami ingin mempertahankan level permainan yang sama seperti di dua pertandingan terakhir,” lanjutnya.
Marcos menyebut persiapan tim berjalan baik usai kemenangan di laga derbi Jawa Timur. Seluruh pemain disebut dalam kondisi fokus dan siap menjalankan tugas demi membawa pulang poin penuh.
“Persiapan berjalan sangat baik karena kami baru saja meraih kemenangan penting di laga derby. Semua pemain fokus dan siap untuk mencoba meraih tiga poin lagi melawan tim yang bagus,” katanya.
Terkait komposisi skuad, ia memastikan seluruh pemain yang tersedia dibawa untuk laga tandang tersebut. Menurutnya, pertandingan ini terlalu penting untuk dianggap biasa.
“Kami membawa semua pemain yang siap karena ini pertandingan yang sangat penting bagi kami. Fokus kami hanya satu, yaitu datang dan menang,” tegasnya.
Saat ditanya kemungkinan Semen Padang memainkan pemain lapis kedua karena sudah dipastikan terdegradasi, sang pelatih menegaskan timnya tidak ingin memikirkan situasi lawan.
“Kami tidak terlalu memikirkan siapa yang dimainkan lawan atau bagaimana mereka menghadapi pertandingan ini. Fokus kami adalah menjalankan tugas dan datang untuk menang,” ujarnya.
Ia menambahkan, timnya akan tetap bermain dengan intensitas tinggi seperti saat menghadapi Arema maupun Borneo FC.
“Siapa pun lawannya, kami akan bermain dengan intensitas dan motivasi yang sama,” imbuhnya.
Mengenai tekanan dalam perebutan posisi aman di klasemen, pelatih mengakui situasi tersebut sudah dirasakan sejak beberapa pertandingan terakhir. Timnya memang harus terus mengumpulkan poin demi menjauh dari zona degradasi.
“Tekanan sebenarnya sudah kami rasakan sejak beberapa pertandingan terakhir karena kami membutuhkan poin untuk keluar dari zona bahaya,” jelasnya.
Meski begitu, ia menegaskan tim tidak ingin terpaku pada hasil tim lain dan memilih fokus penuh terhadap pertandingan yang akan dijalani.
“Kami tidak fokus pada hasil tim lain. Kami hanya fokus pada pertandingan besok dan menyelesaikan tugas kami,” tutupnya. (AB)





Tinggalkan komentar