Jember – Kebakaran melanda sebuah rumah toko (ruko) yang menjual sepeda anak di Jalan Sidoyoso Wetan Gang IV No. 51-C, Kelurahan Simokerto, Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu (31/5/2026) dini hari.

Dalam peristiwa tersebut, seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di lantai dua bangunan yang terbakar.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Moch. Rokim, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 02.27 WIB.

“Petugas langsung bergerak satu menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi kejadian pukul 02.33 WIB. Setibanya di lokasi, tim segera melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya,” ujar Rokim.

Sebanyak 10 unit tempur dan 4 unit tim rescue diterjunkan ke lokasi. Armada yang dikerahkan berasal dari Rayon 1 Pasar Turi, Rayon 2 Tambak Rejo, Pos Pegirian, Mulyorejo, Menur, Bulak, Sukolilo, dan Grudo.

Api yang membakar lantai dua bangunan berhasil dipadamkan pada pukul 03.00 WIB. Sementara proses pembasahan dan pengamanan lokasi baru dinyatakan selesai pada pukul 05.35 WIB.

Rokim menjelaskan, bangunan yang terbakar memiliki luas sekitar 5 x 14 meter. Kobaran api menghanguskan seluruh area lantai dua, sedangkan lantai satu dalam kondisi aman.

“Dari hasil penanganan di lapangan, area yang terbakar berada di lantai dua yang dipenuhi tumpukan barang. Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan belum dapat dipastikan,” katanya.

Petugas juga menemukan seorang korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama TLN (68), yang ditemukan dalam posisi tengkurap di depan pintu kamar mandi lantai dua.

“Korban ditemukan saat proses penyisiran oleh tim rescue. Selanjutnya penanganan korban diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses lebih lanjut,” jelas Rokim.

Ruko tersebut diketahui merupakan tempat usaha penjualan sepeda anak milik keluarga korban. Selain DPKP Surabaya, penanganan kejadian ini juga melibatkan BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Kedung Cowek, PMI, dan PLN.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait. (AB)

Tinggalkan komentar

Sedang Tren