Jember – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG), ayam suwir bumbu kuning diduga jadi penyebab belasan anak Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember mengalami keracunan.
Operator Sekolah TK Hidayatullah Mubtadi’in, Laili menyampaikan, anak-anak menyantab menu MBG dari SPPG Al-Mubarok Kaliwates saat jam istirahat berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (20/5/2026). Saat itu, anak-anak menyantap ayam suwir bumbu kuning. Sore, pihak sekolah menerima laporan anak-anak mengalami muntah.
“Tetapi laporan masuk ke sekolah itu sekitar pukul 4 sore dari 8 anak terlapor, dan 1 anak tersusul dan totalnya 9 anak. Dari masing-masing 9 anak mulai ada yang mulai muntah jam 12, 1-2 siang. Yang paling parah itu ada 3 anak,” kata Laili.
“Dari 9 anak yang periksa ada 5 anak dan 4 anak hanya diberi prebiotik sudah sembuh. Diberikan menu 20 Mei 2026 ayam suwir bumbu kuning,” sambungnya.
Hingga saat ini, para pelajar TK sudah ada di rumah masing-masing, namun masih dilakukan rawat jalan.
“Kalau semalam, ada di puskesmas opname 1 anak. Ada yang muntah, mayoritas nyeri bagian perut dan sesak,” ungkapnya.
Laili menyebut, sejak menerima MBG dari SPPG Al-Mubarok Kaliwates belum pernah ada kejadian seperti ini.
“Sebelumnya tidak ada, cuma ada satu keluhan dulu, saat dibawa pulang ternyata makanan sudah tidak layak,” kisahnya.
Hingga kini, dari 9 siswa yang diduga keracunan masih belum masuk sekolah dikarenakan masih dalam kondisi belum pulih total. “Yang 9 anak belum masuk, tapi yang tidak keracunan masuk sekolah,” ujarnya.
Dari 69 siswa sekolah TK, kata Laili, hanya 9 anak yang mengalami gejala keracunan. Dimungkinkan 9 anak tersebut imunnya kurang bagus.
Saat ini, distribusi MBG untuk sementara waktu masih dihentikan ke sekolah tersebut.
“MBG sementara kita stop dulu, sampai hari Jumat,” tegasnya. (AB)





Tinggalkan komentar