Kediri – Persik Kediri harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tamunya, Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya, Senin (6/4/2026) sore.

Pelatih Persik, Marcos Reina Torres, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut. Ia menilai timnya sebenarnya layak meraih kemenangan, namun gagal memaksimalkan peluang di momen krusial.

“Kami merasa pantas mendapatkan tiga poin. Ada satu gol dianulir dan penalti yang gagal. Ini soal keberuntungan, dan hari ini bukan milik kami,” ujarnya.

Meski demikian, Marcos tetap mengapresiasi penampilan timnya yang dinilai cukup solid, termasuk mampu menjaga gawang tetap tanpa kebobolan.

“Saya senang dengan permainan tim. Meski ada banyak kesalahan dan beberapa pemain absen, kami tetap tampil bagus dan menghadapi tim kuat dengan baik,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa timnya tengah menghadapi persoalan kebugaran pemain. Sejumlah pemain harus absen akibat cedera maupun akumulasi kartu, termasuk Ezra Walian yang sedang mengalami cedera.

Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi peluang bagi pemain lain untuk tampil dan menunjukkan kualitasnya.

“Ada banyak pemain yang tidak bisa tampil, tapi ini juga peluang bagi pemain lain. Mereka bisa tampil dan menunjukkan kualitasnya,” katanya.

Marcos kembali menegaskan bahwa faktor keberuntungan menjadi pembeda dalam laga ini, meski timnya tampil dominan. Hasil tersebut membuat Persik Kediri hanya menambah satu poin, padahal secara permainan dinilai lebih layak meraih kemenangan. (AB)

Tinggalkan komentar

Sedang Tren