Lamongan – Universitas Sunan Gresik (USG) memberi kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu melalui program 1 Desa 10 Sarjana. Meski tergolong kampus baru, USG berkomitmen mengedepankan prinsip pendidikan yang ramah, berkualitas dan modern di kawasan pantai utara (Pantura).

Rektor USG, Dr. Abdul Muhith mengungkapkan bahwa kehadirannya harus berdampak dan memberikan asas kemanfaatan bagi masyarakat termasuk di Kabupaten Lamongan. 

“Kami segera memberikan prioritas khusus bagi masyarakat Kabupaten Lamongan, bahwa USG akan memberikan 1 desa 10 sarjana,” kata Rektor USG, Senin (2/3/2026).

Nantinya lewat program beasiswa, mahasiswa penerima manfaat akan mendapat berbagai keuntungan mulai dari gratis biaya kuliah hingga tempat tinggal.

“Biaya 0 rupiah sampai lulus dan sekaligus mendapat biaya tempat tinggal atau kost setiap semester Rp 4.8 juta yang ditujukan untuk menunjang pemberlajaran mahasiswa penerima manfaat,” ungkapnya.

Rektor Mukhit memaparkan bahwa USG terus berupaya mensukseskan program asta cita Presiden Prabowo melalui instrumen pendidikan. 

“Sejauh ini kita terus menjaga cita-cita bangsa menjamin pendidikan bisa dirasakan setiap individu, dengan porsi yang sama dan setara,” urainya.

Program beasiswa yang kita berikan juga selaras dengan garis besar Kementerian Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi (Kemendiktiristek).

“Tujuan kami dengan adanya program 1 desa 10 sarjana bisa mempercepat penurunan angka kemiskinan di masyarakat,” tuturnya.

Untuk syaratnya cukup mudah, yakni lulusan SMA sederajat 2024-2026 dan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari desa serta syarakat administrasi mendasar lainya. (AB)

Tinggalkan komentar

Sedang Tren