Surabaya – Sebuah rumah semi permanen dua lantai di kawasan padat penduduk Jalan Pandegiling Gang 3 Nomor 31, Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, hangus terbakar pada Rabu pagi, 11 Februari 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.20 WIB ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya menerima laporan kebakaran dari seorang warga bernama Iyal pada pukul 07.20 WIB. Unit pertama dari Pos Grudo langsung diberangkatkan satu menit kemudian dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 07.24 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman. Api utama berhasil dipadamkan pada pukul 07.49 WIB, sementara proses pembasahan hingga situasi dinyatakan kondusif selesai pada pukul 08.41 WIB.
Kepala Bidang Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Much. Rokim, menjelaskan bahwa proses penanganan kebakaran menghadapi kendala serius akibat kondisi lingkungan.
Lokasi kebakaran berada di gang sempit dengan lebar sekitar 1 hingga 1,5 meter dan berada di kawasan perkampungan padat penduduk. Untuk menjangkau titik api, petugas harus menggelar sekitar 11 roll selang berdiameter 2,5 inci atau sepanjang kurang lebih 220 meter.
Sebanyak 9 unit tempur dan 5 unit tim rescue dikerahkan dalam operasi pemadaman. Unit tersebut berasal dari Pos Grudo, Rayon 1 Pasar Turi, Pos Pakis TVRI, Poskotis Joyoboyo, Pos Kandangan, dan Pos Sukolilo. Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari BPBD Kota Surabaya, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta PLN untuk pengamanan jaringan listrik.
Much Rokim menambahkan, rumah milik Mujamik, 52 tahun, mengalami kerusakan total. Bangunan semi permanen dua lantai dengan luas sekitar 4×4 meter terbakar habis. Selain itu, api sempat merambat ke atap rumah di sebelahnya sekitar 25 persen, namun berhasil dicegah agar tidak meluas.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan padat penduduk, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta memastikan instalasi listrik dan sumber api berada dalam kondisi aman. (AB)





Tinggalkan komentar