Kediri – Isu penyebaran super flu yang ramai diperbincangkan di masyarakat mendapat perhatian dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri. Meski Jawa Timur termasuk provinsi dengan temuan kasus Influenza A subvarian H3N2 Subclade K, Dinkes memastikan hingga saat ini belum ada laporan kasus super flu di Kota Kediri (12/01).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Kediri, Hendik Suprianto, menjelaskan bahwa istilah super flu sejatinya merujuk pada flu musiman yang mengalami mutasi virus, namun tidak serta-merta lebih berbahaya.
“Sebenarnya super flu itu sama dengan flu musiman, hanya ada mutasi virus sehingga keluhannya bisa terasa agak lebih berat. Namun secara umum, gejalanya masih seperti influenza biasa,” ujar Hendik.
Ia menambahkan, berdasarkan penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan data epidemiologi Kementerian Kesehatan RI, Influenza A (H3N2) Subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan. Gejala yang muncul umumnya berupa demam, batuk, pilek, hingga nyeri tenggorokan.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa dari hasil Whole Genome Sequencing (WGS), ditemukan 23 kasus Influenza A H3N2 Subclade K, dengan 18 kasus berasal dari Jawa Timur. Mayoritas kasus terjadi pada kelompok usia anak dan remaja, dengan tren peningkatan pada bulan November 2025.
Meski demikian, Dinkes Kota Kediri menegaskan bahwa pemantauan penyakit pernapasan tetap dilakukan secara rutin. Seluruh puskesmas di Kota Kediri melaporkan kasus melalui aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) setiap pekan.
“Setiap puskesmas melaporkan kasus ISPA, diare, dan PD3I melalui SKDR. Jadi kami terus memantau secara berkala,” jelas Hendik.
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Kota Kediri mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Di antaranya dengan mencuci tangan pakai sabun, menjaga daya tahan tubuh, istirahat cukup, serta menggunakan masker terutama saat mengalami gejala flu.
“Kalau merasa sakit flu, sebaiknya memakai masker agar tidak menularkan ke orang lain. Jaga imunitas dengan makan bergizi, olahraga rutin, dan segera periksa ke fasilitas kesehatan bila keluhan memberat,” pungkasnya. (AB)




Tinggalkan komentar