Kediri – Kekosongan stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU swasta seperti Shell juga terjadi Kediri. SPBU Shell Pare 1 Kediri di Kencong, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri kini hanya tersedia satu jenis BBM saja yakni Super, sedangkan jenis V-Power sudah mengalami kekosongan sejak Sabtu (13/9/2025).
FSC Shell Muhammad Alfarizi mengatakan, stok BBM di Shell Kediri tak jauh beda dengan SPBU swasta lainnya yang ada di kota-kota besar, sama-sama menipis.
“Kalau untuk di Shell Pare Itu kurang lebih udah lima harian untuk yang V-power itu (kosong), cuman kalau untuk yang di kota-kota besar kayak Surabaya malah kayaknya malah udah semingguan lebih. Ya emang udah kosong dari terminalnya di Gresik sana,” ujarnya, Kamis (18/9/2025).
Menurutnya, kekosongan stok ini memang sering terjadi, hanya saja dulu masalahnya pada kendala pengiriman, sedangkan sekarang karena keterbatasan izin impor dari pemerintah.
“Ya kalau dari kabarnya kan karena itu Izin impornya kan dibatasi sama pemerintah Itu lho,” katanya.
Sementara terkait isu SPBU Swasta yang harus beli BBM ke Pertamina, Fariz pribadi tidak setuju karena dinilai dapat merusak kepercayaan pelanggan.
“Kalau menurut saya pribadi sih kalau bisa jangan sih mbak, soalnya kan kita itu sebagai perusahaan swasta yang dijaga soal kualitas, jadi ya jangan sampai kita bikin kecewa konsumen yang udah terlanjur percaya sama produk kita,” terangnya.
Sementara untuk mengatasi perihal kekosongan stok BBM tersebut pihaknya belum menerima putusan atau regulasi dari pusat.
Meski begitu, pihaknya memastikan jenis stok BBM Super masih aman setidaknya sampai 4 kali pengiriman atau hingga 3-4 minggu kedepan. Dengan begitu, nasib karyawan di Shell Kediri setidaknya juga masih aman untuk saat ini, meski ia pun tidak bisa memastikan jangka panjangnya
“Kalau dampak Ke karyawan Kalau untuk jangka pendek Mungkin Masih bisa Dicariin Jobdes yang lainnya Semisal kosongnya 1-2 hari kan masih bisa bersih-bersih SPBU atau bagaimana untuk jangka panjang Kurang pahami Karyawan,” terangnya.
SPBU Shell di Kediri sendiri seudah berdiri sejak tahun 2022 dengan menjual dua jenis produk BBM yakni V-Power, untuk mesin tinggi seperti CC 150 ke atas dan Super yakni BBM sejenis pertamax di Pertamina.
Untuk harga BBM di SPBU Shell sendiri menyesuaikan dengan harga minyak dunia, sehingga per bulannya akan mengalami perubahan harga. Namun harga BBM saat ini untuk Super yakni Rp 12.580, sedangkan V-Power Rp 13.140.
“Harapannya untuk perusahaan-perusahaan swasta kaya gini ini jangan dipersulit gitu,” tutupnya. (AB)





Tinggalkan komentar