TRENGGALEK – Yayasan Abinaya Alzam secara resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kedunglurah, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Peluncuran ini menandai langkah strategis yayasan dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah tersebut.Senin(21/7)

Acara peluncuran yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga 08.45 WIB ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si, Kabag Log Polres Trenggalek Kompol Suyono, S.H., M.Hum, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa setempat. Ketua Yayasan Abinaya Alzam, Bapak Fadil, bersama Kepala SPPG Linda Puspita, turut hadir memimpin kegiatan ini.

Rangkaian acara diawali dengan peninjauan dapur SPPG Yayasan Abinaya Alzam di Jalan Raya Kedunglurah – Gandusari. Dandim 0806/Trenggalek beserta rombongan melihat langsung proses produksi makanan bergizi yang akan didistribusikan. Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke SDN 2 Kedunglurah untuk menyaksikan langsung pelaksanaan distribusi dan konsumsi makanan bergizi gratis kepada para siswa.
Dalam sambutannya, Letkol Inf Isnanto Roy Saputro mengapresiasi inisiatif Yayasan Abinaya Alzam.

“Kehadiran SPPG ini sangat penting dalam upaya bersama mengatasi masalah gizi di Trenggalek. Sinergi antara berbagai pihak, baik pemerintah, TNI/Polri, dan elemen masyarakat seperti Yayasan Abinaya Alzam, adalah kunci keberhasilan program-program kemanusiaan,” ujarnya.

SPPG Yayasan Abinaya Alzam akan berfungsi sebagai dapur umum mandiri yang memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi. Data menunjukkan bahwa SPPG ini telah melayani 31 sekolah dengan total 2.947 porsi, serta 6 posyandu dengan 231 porsi, sehingga total penerima manfaat mencapai 3.178 orang.
Ketua Yayasan Abinaya Alzam, Bapak Fadil, menyampaikan komitmennya.

“Kami berharap SPPG ini dapat menjadi pusat pelayanan gizi yang berkelanjutan, berkontribusi nyata dalam menciptakan generasi Trenggalek yang sehat dan cerdas,” katanya.

Acara peluncuran berjalan tertib, aman, dan lancar, menandai dimulainya babak baru upaya pemenuhan gizi yang lebih terstruktur di Trenggalek.AR

Tinggalkan komentar

Sedang Tren