TRENGGALEK – Sebuah tempat penggilingan padi di Dusun Ngrandu, Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, ludes terbakar pada Sabtu malam. Insiden ini menghanguskan bangunan seluas 8×12 meter dengan taksiran kerugian mencapai Rp 80 juta.Minggu(6/7)

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Trenggalek, Habib Solehudin, menjelaskan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima dari warga bernama Novita pada pukul 20.51 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) segera bergerak menuju lokasi.

“Petugas berangkat setelah laporan diterima dan langsung mulai memadamkan api hingga berhasil diselesaikan pada pukul 22.40 WIB,” ujar Habib.

Tempat penggilingan padi tersebut diketahui milik Kabul Muhtar (64), warga setempat. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meskipun kerugian material yang dialami cukup besar.

Diduga, api pertama kali muncul sekitar pukul 13.00 WIB di tumpukan sekam. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya hingga pukul 18.00 WIB. Namun, api kembali membesar pada malam hari, yang akhirnya mendorong warga untuk melaporkan kejadian ini ke Damkar.

“Penyebab kebakaran diduga akibat kelalaian, karena knalpot mesin penggiling terlalu dekat dengan tumpukan sekam,” tambah Habib.

Dalam upaya pemadaman, petugas berhasil menyelamatkan aset senilai sekitar Rp 200 juta. Sebanyak 16.000 liter air digunakan untuk memadamkan api.

Total 19 personel Damkar dikerahkan dalam penanganan kebakaran ini, didukung oleh dua unit mobil pemadam dan satu mobil water supply.AR

Tinggalkan komentar

Sedang Tren