TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan tahun anggaran 2024. Capaian ini menandai keberhasilan kesembilan kalinya secara berturut-turut bagi pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangannya.Senin(23/6)
Namun, di balik capaian membanggakan tersebut, terdapat catatan lama yang belum terselesaikan, yaitu terkait penataan aset daerah. Hal ini disampaikan langsung oleh . Samsul Anam, S.H., M.M., M.Hum. Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Trenggalek.
“Memang Trenggalek kembali dapat WTP, tapi catatan dari BPK masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, soal aset pemerintah daerah yang belum clear,” ujar Samsul.
Samsul menyoroti adanya ketidaksesuaian antara capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah mencapai 94 persen, dengan belum tuntasnya persoalan aset milik daerah.
“Logikanya kalau MCP kita sudah 94, ya urusan aset harusnya juga hampir beres. Kami mendorong supaya tahun ini bisa segera diselesaikan. Kalau memang butuh anggaran tambahan, ya harus diprioritaskan,” tegasnya.
Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK terbaru, Samsul mengungkapkan bahwa ditemukan sejumlah aset milik publik, seperti bangunan sekolah dasar, puskesmas, dan jalan kabupaten, yang masih berdiri di atas lahan milik desa atau perorangan.
“Contoh paling banyak ya bangunan SD di atas tanah desa atau perseorangan, Puskesmas, sampai jalan kabupaten yang status tanahnya masih punya desa,” terang Samsul.
Menurut Samsul, penyelesaian masalah aset ini bukan hanya sekadar urusan administrasi, melainkan memiliki dampak signifikan pada kepastian hukum, investasi, dan kelancaran pembangunan. Ia menekankan pentingnya langkah konkret untuk menuntaskan permasalahan ini.
“Jangan sampai masalah aset ini diwariskan tiap tahun tanpa penyelesaian. Harus ada langkah konkret. Kalau perlu, alokasikan anggaran khusus supaya persoalan aset ini bisa selesai tuntas,” pungkas Samsul.AR





Tinggalkan komentar