TRENGGALEK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII, Novita Hardini, hari ini melakukan kunjungan kerja di Trenggalek dengan fokus pada penyerapan aspirasi masyarakat dan pemberian bantuan kepada korban pasca-banjir.Sabtu(21/6)
Rangkaian kunjungan Novita Hardini diawali dengan santap siang pada pukul 12.45 WIB hingga 13.00 WIB. Setelah itu, rombongan bertolak menuju Pasar Pon, ikon ekonomi lokal Trenggalek, dan tiba sekitar pukul 13.10 WIB. Di Pasar Pon, Novita Hardini menyempatkan diri berinteraksi dengan para pedagang dan pengunjung, mendengarkan langsung kondisi perekonomian pasca-pandemi dan upaya pemulihan. Kunjungan di pasar ini berlangsung hingga pukul 13.45 WIB.
Puncak dari kegiatan hari ini adalah kunjungan ke Temon, lokasi yang beberapa waktu lalu terdampak banjir. Tiba di Temon sekitar pukul 14.00 WIB, Novita Hardini langsung menyambangi warga korban banjir.
Dalam suasana kehangatan dan kepedulian, ia berdialog langsung dengan para penyintas, mendengarkan cerita dan keluh kesah mereka pasca-bencana. Terlihat dalam gambar, Novita Hardini duduk bersama warga, termasuk beberapa ibu-ibu dan seorang bapak, menunjukkan empati dan dukungan. Kunjungan ini berlangsung hingga pukul 15.00 WIB, di mana Novita Hardini tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga menyalurkan bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban para korban.
Dalam keterangannya, Novita Hardini menyampaikan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Trenggalek, khususnya dalam upaya percepatan pemulihan pasca-bencana dan peningkatan kesejahteraan.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa masyarakat tidak berjuang sendiri. Kami akan terus mengupayakan bantuan dan dukungan yang diperlukan agar kehidupan masyarakat dapat segera pulih sepenuhnya,” ujar Novita Hardini.
Kunjungan ini menunjukkan kepedulian Novita Hardini terhadap konstituennya dan komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat, terutama dalam situasi yang membutuhkan perhatian khusus seperti penanganan pasca-bencana.AR





Tinggalkan komentar