TRENGGALEK, – Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua jenazah korban longsor di Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, pada hari keempat operasi pencarian. Penemuan ini menambah jumlah korban yang telah ditemukan menjadi dua orang, sementara empat korban lainnya masih dinyatakan hilang.Kamis(22/5)

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Surabaya, Didit Arie Ristandy, mengonfirmasi penemuan kedua jenazah tersebut yang terjadi pada Kamis sore.

“Korban pertama ditemukan pukul 15.00 WIB dan korban kedua pukul 16.01 WIB. Keduanya langsung dibawa ke Posko DVI dan selanjutnya ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk proses identifikasi,” ujar Didit.

Didit menambahkan bahwa lokasi penemuan kedua jenazah tersebut sesuai dengan perkiraan berdasarkan pelacakan anjing pelacak (K9) yang diterjunkan pada pagi hari.

“K9 dari Satwa Polda Jatim sebanyak dua unit dan satu dari BKSDA Malang melakukan marking, dan benar lokasi penemuan sesuai dengan itu. Kedua jenazah ditemukan saling berdekatan,” jelasnya.

Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu konfirmasi resmi dari tim Inafis terkait identifikasi kedua jenazah tersebut.

“Untuk memastikan, kami menunggu identifikasi dari Inafis. Dugaan sementara sudah mengarah pada identitas korban berdasarkan kesaksian keluarga,” terang Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa proses identifikasi diperkirakan tidak memerlukan tes DNA lantaran kondisi jenazah yang masih dapat dikenali secara fisik dan telah dicocokkan dengan data pembanding dari pihak keluarga.

Operasi pencarian sempat dihentikan sementara akibat hujan gerimis dan kondisi hari yang semakin gelap. Kendati demikian, Kapolres menegaskan bahwa upaya pencarian terhadap empat korban yang masih hilang akan terus dilanjutkan dengan mengerahkan seluruh potensi dari unsur SAR gabungan, termasuk TNI, Polri, relawan, serta instansi terkait lainnya.AR

Tinggalkan komentar

Sedang Tren