TRENGGALEK – Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Trenggalek–Tulungagung, tepatnya di Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Kamis (8/5/2025) pagi. Sebuah truk Mitsubishi dengan nomor polisi AE 8854 UT yang mengangkut sekam (merang) terguling sekitar pukul 08.15 WIB.

Beruntung, insiden ini tidak menyebabkan korban jiwa. Namun, posisi truk yang melintang di jalan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Trenggalek dan Tulungagung tersebut.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Trenggalek, Ipda Dwi Siswo Witoro, menjelaskan bahwa truk yang dikemudikan oleh Tatang alias Triono dan membawa satu penumpang itu melaju dari arah barat menuju timur. Kecelakaan terjadi ketika truk melintasi tikungan dengan kondisi jalan yang miring.

“Kendaraan tersebut mengangkut merang,” ujar Ipda Dwi saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Pihak kepolisian menduga bahwa sopir kehilangan kendali akibat kecepatan yang tidak sesuai dengan kondisi jalan yang berbelok dan miring. “Jalannya berbelok dan miring. Akhirnya kendaraan tersebut ambruk,” jelasnya.

Ipda Dwi menambahkan bahwa dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah sopir yang tidak mampu menjaga keseimbangan kendaraan saat melintasi jalan yang tidak rata dengan kecepatan yang dianggap terlalu tinggi.

“Mungkin sopirnya tidak bisa menjaga keseimbangan karena kendaraan terlalu cepat,” imbuhnya.

Setelah kejadian, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi truk dan mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih parah. Berdasarkan pantauan di lokasi, tidak ditemukan adanya kerusakan fasilitas umum akibat kecelakaan tunggal ini.

Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh pengemudi kendaraan angkutan barang untuk lebih berhati-hati saat melintasi wilayah Trenggalek, terutama di jalur-jalur yang memiliki karakteristik menikung dan bergelombang. Kewaspadaan dan penyesuaian kecepatan dengan kondisi jalan diharapkan dapat mencegah terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.AR

Tinggalkan komentar

Sedang Tren