TRENGGALEK- Pemerintah Kabupaten Trenggalek bergerak cepat merealisasikan program unggulan Presiden Prabowo Subianto dengan menyiapkan lahan seluas 5,6 hektar di area Dilem Wilis, Desa Botoputih, Kecamatan Bendungan, untuk pembangunan sekolah rakyat.Rabu(16/4)

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Trenggalek, Christina Ambarwati, mengungkapkan bahwa pembangunan sekolah rakyat ini tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025 yang mengamanatkan pemerintah kabupaten/kota untuk mendukung program nasional tersebut.

“Kesiapan Trenggalek telah menyiapkan lokasi di kawasan Dilem Wilis seluas 5,6 hektar, kemudian tahapannya sudah disurvei dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur Kementerian PUPR,” kata Christina kepada wartawan.

Kabupaten Trenggalek sendiri termasuk dalam gelombang kedua pembangunan sekolah rakyat, dengan target operasional pada tahun 2026. Rencananya, sekolah ini akan menaungi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Untuk SMP sebanyak 3 rombel atau 75 anak lalu SMA 4 Rombel atau 100 anak,” lanjutnya.

Guna mempercepat realisasi program ini, Christina akan mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek, Edy Soepriyanto, untuk mengurus proses administrasi dan perizinan lainnya ke Kementerian Sosial pada Kamis, 17 April 2025.

Lebih lanjut, Christina menjelaskan bahwa pemilihan lokasi di Kecamatan Bendungan bukan tanpa pertimbangan matang. Sekolah rakyat yang direncanakan dilengkapi dengan asrama membutuhkan lahan yang cukup luas, minimal 5 hektar.

“Kita (Pemkab) tidak punya aset seluas itu selain di Dilem Wilis, selain itu kita pilih di sana sekaligus juga membuka akses rencana pembangunan kampus UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya),”ungkapnya

Selain itu, Christina berharap pembangunan sekolah rakyat ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Yang tidak kalah penting diharapkan juga bisa membuka lapangan pekerjaan di Desa Botoputih sehingga mengentaskan kantung kemiskinan,” pungkasnya.

Dengan persiapan lahan yang telah matang dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan pembangunan sekolah rakyat di Trenggalek dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi peningkatan kualitas pendidikan serta kesejahteraan masyarakat.AR

Tinggalkan komentar

Sedang Tren