Trenggalek– Wakil Bupati Trenggalek,Syah Mohamad Natanegara, dengan khidmat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Trenggalek Tahun Anggaran 2024 dalam Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Trenggalek, Kamis. Sidang yang berlangsung di Gedung DPRD Trenggalek ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Doding Rahmadi.Kamis(27/3)
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyampaikan paparan komprehensif mengenai capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2024, mewakili Mochamad Nur Arifin yang berhalangan hadir.
Kinerja Keuangan Daerah Tunjukkan Tren Menggembirakan
Laporan yang disampaikan mengindikasikan kinerja keuangan daerah yang positif. Realisasi pendapatan daerah pada tahun 2024 mencapai angka Rp 1,97 triliun, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 1,96 triliun, atau mencapai 100,5%.
Rincian pendapatan daerah meliputi:
- Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terealisasi sebesar Rp 281,23 miliar, dengan kontribusi dari sektor pajak daerah sebesar Rp 58,99 miliar, retribusi daerah Rp 20,87 miliar, pengelolaan kekayaan daerah Rp 6,36 miliar, dan sumber pendapatan sah lainnya sebesar Rp 194,98 miliar.
- Pendapatan transfer yang mencapai Rp 1,69 triliun.
- Pendapatan daerah lain-lain yang sah sebesar Rp 64,94 juta.
Dari sisi belanja, realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp 1,97 triliun atau 95,2% dari anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 2,07 triliun. Alokasi belanja daerah meliputi: - Belanja operasi sebesar Rp 1,53 triliun.
- Belanja modal sebesar Rp 156,87 miliar.
- Belanja tak terduga sebesar Rp 645,31 juta.
- Belanja transfer sebesar Rp 282,04 miliar.
Indikator Makro Daerah Tunjukkan Kemajuan Signifikan
Lebih lanjut, Bapak Syah Mohamad Natanegara memaparkan bahwa indikator makro Kabupaten Trenggalek pada tahun 2024 menunjukkan tren yang menggembirakan. Beberapa capaian utama yang patut disoroti antara lain:
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,47 poin, melampaui target yang ditetapkan sebesar 71,93 poin.
- Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 10,5%, menunjukkan penurunan dari angka sebelumnya sebesar 10,63%.
- Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan menjadi 3,9%, mendekati target yang ditetapkan sebesar 3,8%.
- Laju pertumbuhan ekonomi mencapai 4,71%, melampaui target yang ditetapkan sebesar 4,5%.
- Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita meningkat signifikan menjadi Rp 32,72 juta per tahun, melampaui target awal sebesar Rp 28,95 juta per tahun.
DPRD Bentuk Pansus untuk Telaah LKPJ dan Rekomendasi
Ketua DPRD Trenggalek, Bapak Doding Rahmadi, mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Trenggalek dalam merealisasikan program pembangunan daerah yang selaras dengan visi pembangunan daerah, yaitu
“Terwujudnya Kabupaten yang Maju Melalui Ekonomi Inklusif, Sumber Daya Manusia Kreatif, dan Pembangunan Berkelanjutan.”
Beliau juga menegaskan bahwa empat misi utama menjadi fokus utama dalam pembangunan, yaitu pengembangan ekonomi pariwisata, penguatan kesetaraan gender, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta reformasi birokrasi.
“Dari laporan yang disampaikan, kita melihat adanya capaian positif yang membanggakan. Peningkatan PDRB dari Rp 28 juta menjadi Rp 32 juta, pertumbuhan ekonomi yang tetap stabil meskipun di tengah tantangan pandemi, serta penurunan angka kemiskinan menjadi indikator keberhasilan yang patut diapresiasi,” ujar Doding.
Sebagai tindak lanjut dari penyampaian LKPJ ini, DPRD Kabupaten Trenggalek akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk melakukan telaah lebih mendalam terhadap laporan tersebut. Pembentukan Pansus ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi konstruktif bagi kebijakan pembangunan daerah di masa mendatang, demi mewujudkan Trenggalek yang lebih maju dan sejahtera.AR






Tinggalkan komentar