Trenggalek- Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin. Pria yang akrab disapa Mas Ipin ini menuturkan, apabila tidak ada perbaikan dari internal pencak silat pembekuan akan terjadi. “Saat ini kami sedang mengkaji untuk membekukan sementara kegiatan pencak silat,” terangnya. perusakan Polsek Watulimo oleh masa perguruan pencak silat mendapat respons tegas Bupati Trenggalek . saat ini masih melakukan pengkajian kebijakan, (25/01).
Mas Ipin juga menyebut, perguruan silat seharusnya bertindak dengan akhlak dan karakter pendekar. “Jika memang ada ketegangan bisa diselesaikan secara kesatria,” tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, Senin malam (20/01/2025) ratusan massa perguruan pencak silat mendatangi Kantor Polsek Watulimo Trenggalek. Mereka meminta polisi membebaskan anggota mereka yang ditangkap karena kasus dugaan penganiayaan.
Kemudian, massa perguruan pencak silat mulai melakukan aksi anarkis dengan melempari batu Kantor Polsek Watulimo. Akibatnya, sejumlah kaca, genting dan pagar Polsek Watulimo rusak.
Bahkan, tiga anggota polisi mengalami luka akibat terkena lemparan batu.
Dari insiden tersebut, polisi tengah memburu pelaku perusakan Kantor Polsek Watulimo.
Akan tetapi jika sudah melakukan aksi perusakan aset pemerintah dan membahayakan nyawa orang lain, maka sudah seharusnya dilakukan tindakan tegas oleh aparat penegak hukum.
“Saya rasa hukum sudah berjalan. Tinggal dari sisi pemerintahan, apakah izin kegiatan kami bekukan sementara atau seperti apa,” pungkas mas ipin.AR





Tinggalkan komentar