Kediri RJTVS.com – Angin puting beliung amuk tiga kecamatan di Kabupaten Kediri, pada Jumat (26/1/2024) siang. Akibat kejadian ini, banyak pohon tumbang, atap bangunan rusak dan sebuah panggung untuk pengajian roboh.

Tiga kecamatan yang terdampak angin puting beliung tersebut adalah Purwoasri, Kunjang dan Plemahan. Meski demikian, BPBD Kabupaten Kediri memastikan tidak ada korban jiwa akibat bencana alam tersebut.

“Panggung untuk acara Gus Gendeng yang rusak dan acara dibatalkan,” kata Kriswahyudi, Tim URC BPBD Kabupaten Kediri.

Menurut warga, sebelum angin puting beliung memporak-porandakan tiga wilayah kecamatan tersebut, diawali dengan turunnya hujan deras sekitar pukul 12.30 WIB. Selang waktu 30 menit kemudian tiba-tiba angin kencang bertiup.

Di Kecamatan Purwoasri, angin puting beliung menghajar Desa Blawe dan Tawang. Di Desa Tawang sebuah panggung untuk acara pengajian Gus Gendeng roboh. Bahkan, sejumlah rombong milik pedagang juga banyak yang rusak.

Sementara di Desa Tawang, hampir seluruh tribun di pinggir lapangan rusak berat. Pohon-pohon besar di tepi jalan raya juga banyak yang ambruk. Termasuk di depan SMAN 1 Purwoasri.

Di Kecamatan Kunjang, angin puting beliung menghajar Desa Klepek dan Kapas. Di Desa Klepek, selain merobohkan pohon, juga kandang ayam milik Topan. Sedangkan di Desa Kapas, angin puting beliung merobohkan pohon-pohon. 

Untuk wilayah Kecamata Plemahan, angin puting beliung menghajar sebagian Desa Mojoayu. Di kawasan ini, hanya pohon-pohon yang tumbang oleh angin berputar itu.

Saat ini Tim BPBD Kabupaten Kediri bersama Satpol PP, DLKH, Anggota Koramil dan Polsek setempat berusaha untuk mengevakuasi pohon-pohon yang tumbang. Petugas juga mengatur arus lalu lintas di kawasan terdampak. (AB)

Tinggalkan komentar

Sedang Tren