Grobogan, RJTVS.com – Jelang Natal dan Tahun Baru petugas gabungan dari Dinas Peternakan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Grobogan Jawa Tengah lakukan sidak di pasar induk Purwodadi, Senin (18/12/2023).
Petugas memeriksa satu persatu pedagang di komplek los daging. Dari hasil pemeriksaan, kualitas daging cukup baik dengan kadar air di bawah 80 persen.
Sementara untuk harga cenderung stabil, tidak ada lonjakan harga jelang Natal. Harga daging sapi kualitas utama masih berkisar Rp 150 ribu, kualitas dua Rp 140 ribu dan kualitas 3 seperti iga, tetap di harga Rp 120 ribu.
Sementara itu, pemeriksaan di pedagang pasar pinggiran terdapat beberapa daging pedagang memiliki kadar air diatas 80 persen. Karena daging tidak digantung.
Menurut petugas dari Disnakan Grobogan Wahyudi, perlakuan terhadap daging juga mempengaruhi kualitas daging serta kadar airnya.
“Dari hasil pemeriksaan di empat pasar yakni pasar Gubug, Godong, Wirosari, dan Kuwu rata-rata masih 81 dan 82 persen. Salah satu penyebabnya karena daging di sana tidak digantung,” terangnya.
Dijelaskannya, untuk rata daging dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) memang memiliki harga lebih tinggi dari biasanya, akan tetapi karena kwalitas bagus tetap laku. Selain melakukan pengecekan para petugas gabungan mengimbau para pedagang agar sembelih hewan layak, kemudian dagingnya wajib digantung agar menurunkan kadar air pada daging. (HS)





Tinggalkan komentar